Breaking News
recent

40 Hari, Kursi Bupati Masih Kosong

KIRIM DOA: Untuk memperingati 40 hari wafatnya H Tafta Zani, Bagian Humas Setda mengajak wartawan membaca tahlil
DEMAK-Tak terasa sudah 40 hari Bupati Demak H Tafta Zani wafat. Di sejumlah tempat digelar doa matangpuluh berupa Surat Yasin dan tahlil. Warga mengirim doa kepada mantan pemimpin mereka, , sebagai ucapan terima kasih sudah membawa Kota Wali lebih maju.

Bagian Humas Setda juga menggelar doa tahlil bersama wartawan se-Demak. Doa dipimpin kiai setempat mengandung makna rasa terima kasih atas kiprah Tafta Zani semasa hidup.

Dalam sambutannya Kabag Humas Setda Rudi Santoso masih ingat betul bagaimana dia dididik oleh Tafta Zani yang memiliki ketelitian. “Masih ingat betul ketika membuatkan teks pidatonya, saya harus mempelajari berbagai materi. Karena daya ingat almarhum sangat kuat walaupun teks itu pernah dibacanya setahun lalu,” ucapnya.

Kendati sudah menjadi ‘haknya’ menduduki jabatan bupati, Wabup H Dachirin Said seperti kurang bersemangat. Dia lebih banyak melontarkan kata no coment setiap wartawan menayakan hal itu. “Delapan bulan saya baru belajar pemerintahan dari mendiang," ucap Dachirin saat mengenang alm Tafta Zani.

Untuk mengisi kekosongan pemerintahan,  Ketua DPRD Demak, H Muchlasin mengaku akan memperhatikan kekosongan jabatan Bupati setelah 40 hari peringatan alm Bupati Zani. Namun setiap kali ditemui wartawan, dia selalu menghindar. “Kami baru dapat surat tembusan dari gubernur, dan masih konsultasi," jawab Muchlasin, lalu segera menghindar. (swi/16)
tonitok

tonitok

No comments:

Post a Comment

Silahkan tulis komentar, saran dan kritik anda di kolom komentar yang telah tersedia!
Terima kasih atas kunjungannya, semoga silaturrahim ini membawa berkah dan manfaat untuk kita semua, dan semoga Warga Demak makin maju dan sukses selalu. amin.

Powered by Blogger.