Breaking News
recent

Tersiram Sosis Goreng, Tubuh Dikerubuti Belatung

WARGA MISKIN: Prety Lindasari kembali dirawat di RSUD Sunan Kalijaga Demak berkat kepedulian sosial tetangganya. HARSEM/SUKMA WIJAYA

DEMAK-Naas menimpa Prety Lindasari (8), siswa kelas 2 SDN Bintoro 10. Tak sengaja tubuhnya tersiram minyak sosis goreng. Sepulang dari rumah sakit, tubuhnya dikerubuti belatung.

PUTRI pasangan Mohamad Nuryadi (35) dan Sri Sumiyati (31) warga Jalan Semboja Indah (Bong Cina) Kelurahan Kalicilik Demak itu tersiram minyak sosis pada 29 Mei silam. Kala itu, si bocah hendak berangkat mengaji ke madrasah dekat rumah neneknya di Kampung Trembul (belakang Gedung Garuda) Kelurahan Bintoro Demak.

“Waktu itu bakul sosis, Pak Zaini tengah menuang minyak ke penggorengan. Bersamaan, Prety mengambil plastik untuk tempat sosis. Tiba-tiba, minyak goreng tertumpah ke badannya,” cerita ibunya.

Tak ayal, bagian dada, kaki kiri, dan tangan kanan bocah naas itu melepuh tersiram minyak panas. Sebagian besar kulit tubuhnya juga mengelupas. Oleh keluarga, Prety dilarikan ke RSUD Sunan Kalijaga. Sempat dirawat selama dua minggu di ruang Kenanga, namun kemudian dibawa pulang karena kehabisan biaya.

Menurut cerita tetangga korban, orangtuanya sudah habis Rp 8 juta untuk biaya tiga kali operasi. “Dengar-dengar, sekali operasi habis Rp 2,5 juta. Malahan sepeda motornya sudah dijual untuk biaya operasi,” cerita tetangganya yang tak mau dikutip namanya.

Orang tua korban yang hanya buruh tani, kemudian membawa pulang. Padahal dokter menyarankan setidaknya dilakukan 8 kali operasi. Tiga hari menjalani perawatan ala kadarnya di rumah, tubuh Prety mulai terkena infeksi. Nanah mulai keluar dari sela-sela perban. Bahkan sebagian lukanya mengeluarkan belatung.

Urunan Tetangga
Oleh tetangga korban tak sampai hati melihat penderitaan bocah malang itu. Mereka urunan untuk membiayai pengobatan Pretty di rumah sakit. "Kami menghimpun sumbangan untuk mengirim berobat ke rumah sakit," kata Agung, tetangga korban. Karena warga mengetahui Prety dari dari keluarga miskin, sumbangan cepat terkumpul.

Tadi malam Prety sudah kembali dirawat,  kali ini di ruang Cempaka RSUD Sunan Kalijaga Demak. Sejumlah wartawan yang meliput sempat tereyuh melihat kondisi korban.

Ibu korban mengaku sudah memaafkan penjual sosis. “Itu hanya musibah. Kami sudah memaafkan Pak Zaini dan tak ingin memperpanjang masalah,” jelasnya.

Namun keluarga berharap memperoleh bantuan pengobatan dari pemerintah. “Mungkin dari Jamkesda atau program lain,” harapnya. (swi/16)
tonitok

tonitok

1 comment:

  1. Assalamu alaikum wr"wb.
    Dengan memohon rahmat dan ridho allah SWT
    kami sekaluarga memenangkann angka dari
    ki ratmo jadi untuk membuktikan sendiri silahkan hub ki ratmo agar
    dii berikan angkanya insya allah tidakk
    mengecewakan anda jadi kalau memeng anda yakin
    dan percaya silahkan hub ki ratmo dii nmor 082 301 367 887
    atas kunjungan anda dan doa restunya kami sekeluarga mengucapakan
    terrimah kasih














    Assalamu alaikum wr"wb.
    Dengan memohon rahmat dan ridho allah SWT
    kami sekaluarga memenangkann angka dari
    ki ratmo jadi untuk membuktikan sendiri silahkan hub ki ratmo agar
    dii berikan angkanya insya allah tidakk
    mengecewakan anda jadi kalau memeng anda yakin
    dan percaya silahkan hub ki ratmo dii nmor 082 301 367 887
    atas kunjungan anda dan doa restunya kami sekeluarga mengucapakan
    terrimah kasih

    ReplyDelete

Silahkan tulis komentar, saran dan kritik anda di kolom komentar yang telah tersedia!
Terima kasih atas kunjungannya, semoga silaturrahim ini membawa berkah dan manfaat untuk kita semua, dan semoga Warga Demak makin maju dan sukses selalu. amin.

Powered by Blogger.