Breaking News
recent

Siswi SD Tewas Dilindas Minibus

BUS DIRUSAK: Minibus maut yang menewaskan pelajar SD dirusak massa

*Mobil Dirusak Massa

DEMAK- Saat menyeberang jalan raya di depan kantor Kecamatan Mranggen, seorang anak SD yang naik sepeda tergilas minibus. Siswa naas, Fitria Novitasari (10) siswa SDN 1 Mranggen, tewas seketika di lokasi kejadian.

Sementara warga yang melihat kejadian, seketika mengamuk dan merusak minibus jurusan Terminal Penggaron Semarang-Gubug Grobogan. Selang 15 menit, kondisi minibus maut bernopol H-1574-AE itu rusak parah oleh amuk warga. Terutama kaca di bagian samping kanan dan kiri pecah. Warga yang mengamuk beranggapan pengemudi bus ugal-ugalan.

Beruntung, sopir Minibus, Agus (21), warga Desa Kwaron, Kecamatan Gubug, Kabupaten Grobogan berhasil diselamatkan oleh anggota Polsek Mranggen. Dia diamankan di Mapolsek dari kejaran amuk warga yang berusaha terus menghajarnya.

“Sekitar pukul 6.30 korban menyeberang mengendarai sepeda angin menuju sekolahnya. Tapi baru beberapa meter, langsung disambar bus hingga tubuh siswi SD itu tergilas kendaraan umum itu,” ungkap saksi mata Matsuri (51), warga Mranggen.

Peristiwa yang menewaskan bocah warga Dukuh Tegalmas, Mranggen memancing emosi warga. Puluhan warga yang terus merusak minibus ini sempat membuat macet arus lalu lintas dari arah Semarang maupun Demak, sepanjang tiga kilometer. 

Untuk mengantisipasi arus bertambah macet, minibus ditarik ke Mapolsek sedangkan korban meninggal dilarikan ke RSU Pelita Anugerah Mranggen. “Kasus ini masih dalam penyelidikan, kuat dugaan minibus melaju ugal-ugalan, sehingga menabrak siswa SD hingga tewas,” ucap Kasubag Humas AKP Sutomo didampingi Kapolsek Mranggen AKP Nur Salim.

Diakui di seputar lokasi kecelakaan padat kendaraan setiap hari, polisi juga sudah memasang rambu-rambu dan pagar pembatas (barikade) supaya kendaraan berjalan tertib. Kemungkinan pengemudi bersikap sembrono melaju kencang tak memperhatikan jalan, akhirnya terjadi kecelakaan.

AKP Sutomo mewakili Kapolres Demak AKBP Sigit Widodo berharap, kejadian serupa tak terulang, para pengguna jalan bisa menaati lalu lintas, dan mengurangi kecepatan ketika melintas di lokasi ramai. (swi/15)

Warga Demak

Warga Demak

No comments:

Post a Comment

Silahkan tulis komentar, saran dan kritik anda di kolom komentar yang telah tersedia!
Terima kasih atas kunjungannya, semoga silaturrahim ini membawa berkah dan manfaat untuk kita semua, dan semoga Warga Demak makin maju dan sukses selalu. amin.

Powered by Blogger.