Breaking News
recent

Situs Mrisen Mirip Lokasi Pemandian Raja

MENGGALI SITUS: Warga Desa Mrisen menggali situs untuk mengetahui bentuknya (harsem/sukma)

DEMAK- Kondisi situs di Desa Mrisen masih terus digali, terakhir muncul beberapa tangga dan sebuah sumur, mirip lokasi pemandian raja-raja pada zaman Majapahit. Setelah situs ditemukan Selasa (16/10) pagi di lahan persawahan milik H Lawi, warga terus berusaha menggali lokasi situs, untuk mencari keutuhan bangunan dari situs tersebut. Dalam menggali warga sangat hati-hati tak mau merusak bentuk asli bangunan yang ditemukan.

Hingga hari ini sudah ditemukan enam anak tangga di sebelah selatan dengan lantai bata merah yang berukuran besar, mirip bata dari Menara Kudus. Bata tersebut ditata rapi dengan tatanan membujur, namun dua anak tangga lagi di sebelah utara bata terlihat tertata berdiri secara rapi.

Di antara tatanan bata merah tersebut ditemukan juga tatanan bata melingkar mirip sumur, namun warga belum menggali sumur itu hingga dalam. “Bila dilihat posisinya lokasi situs mirip tempat pemandian raja atau putri,” ungkap Sukamto alias Cebleng warga Mrisen, Rabu (17/10).

Pihaknya bersama warga lain terus berusaha menggali keberadaan situs tersebut hingga menemukan bentuk bangunan secara utuh. Sebagian warga yang menggali ada yang dibayar oleh pemilik lahan, sebagian melakukannya secara sukarela.

Sementara H Lawi terus bersikukuh lokasi situs yang ditemukan akan diserahkan kepada Dinas Pariwisata atau museum agar menjadi ajang pendidikan serta pelestarian peninggalan sejarah. Penemuan situs ini banyak mengundang perhatian warga, bahkan warga dari luar desa banyaknya yang berdatangan untuk membuktikannya. Mereka berbondong-bondong ke sawah milik H Lawi melihat kondisi galian yang hampir menunjukkan bentuk bangunan.

“Dari getuk tular, saya mendengar ada situs, pulang kerja langsung lihat,” kata Sasono (39), warga Desa Kuncir Kecamatan Wonosalam. Dia sempat membandingkan situs Mrisen dengan kondisi temuan situs dari Dukuh Demung, Desa Pilangrejo, Kecamatan Wonosalam, bangunannya berbeda,  kemiripannya hanya pada bata merah sebagai bahan bangunan itu.

Terpisah, Kepala Dinas Pariwisata Demak H Ridwan mengatakan, pihaknya sudah menerima temuan situs dari Desa Mrisen, rencananya akan dilaporkan ke Balai Purbakala Jawa Tengah. Dan rencananya Balai Purbakala akan menyurvei situs di Demak.

“Namun kali pertama, temuan situs di Desa Jatirogo Kecamatan Bonang yang akan disurvei dan diteliti oleh tim ahli Balai Purbakala,” pungkas Ridwan. (harsem/swi/15)
tonitok

tonitok

No comments:

Post a Comment

Silahkan tulis komentar, saran dan kritik anda di kolom komentar yang telah tersedia!
Terima kasih atas kunjungannya, semoga silaturrahim ini membawa berkah dan manfaat untuk kita semua, dan semoga Warga Demak makin maju dan sukses selalu. amin.

Powered by Blogger.