Breaking News
recent

Jalan Antar Kecamatan Licin dan Berlumpurn

BERLUMPUR : Tekstur jalan makadam mudah berlumpur dan mathol ketika disapu hujan HARSEM/SUKMAWIJAYA




-Belum Tersentuh Bantuan

DEMAK- Jalan penghubung tiga kecamatan (Guntur, Karangtengah, dan Wonosalam), rusak parah. Karena tekstur jalan makadam, mudah menjadi berlumpur dan mathol bila tersapu air hujan. Warga berharap akses ekonomi tersebut segera diperbaiki.

Program ‘Tahun 2014 Demak Tidak Ada Jalan Yang Rusak’ akan menjadi tantangan baru bagi pemerintah. Pasalnya program tersebut berlaku pada jalan-jalan kabupaten, namun jalan penghubung desa atau akses antar kecamatan belum, bisa teranggar secara serius.

Seperti jalan penghubung Desa Turitempel Kecamatan Guntur dan Desa Ploso Kecamatan Karangtengah, terlihat rusak, belum terjamah pembangunan. Ruas jalan sepanjang satu kilometer dengan lebar empat meter ini, sekaligus menjadi jalur penghubung dengan beberapa desa di wilayah Kecamatan Wonosalam.
Menurut Sekretaris Desa Ploso, H Musyafak jalan tersebut memang sampai sekarang belum terjamah pembangunan. Karena lokasi jalan di luar desa, pihaknya tidak bisa menganggarkan untuk perbaikan jalan dari dana ADD (anggaran dana desa).

“Beberapa kali kami sudah melaporkan kondisi jalan tersebut, namun sampai sekarang belum ada respon dari kabupaten,” ungkap Musyafak, kemarin. Dia hanya berharap segera ada bantuan untuk memperbaiki jalan tersebut, karena jalan itu menjadi akses ekonomi warga desa.

Tak sedikit hasil bumi dari tiga kecamatan melintas di jalan itu, karena kondisi jalan berlumpur dan licin, warga harus ekstra hati-hati bila mengirim hasil panen menggunakan kendaraan roda dua. “Kalau siang masih aman, walau jatuh terpeleset masih ada yang menolong, namun saat kita mengirim gabah pada malam hari atau menjelang fajar, bila jatuh yang menolong siapa?” tanya Ahmad Dori (50), warga Desa Grogol, Kecamatan Karangtengah.

Dirinya berani bercerita, karena pernah mengalami peristiwa tersebut, bila malam jalan tersebut menjadi gelap karena tak ada penerangan. Setelah hujan jalan menjadi berlumpur dan penuh genangan, beberapa gabah yang akan diselepkan di wilayah Desa/Kecamatan Wonosalam pernah terjatuh bersama dirinya, karena motornya sempat selip, selanjutnya dia terpeleset.

Sementara, di musim penghujan ini, jalur ekonomi tersebut semakin rawan. Sebagian badan jalan terdapat paving yang sudah mulai memudar, justru paving itu menjadi pemicu terpelesetnya kendaraan, ketika ban motornya dipenuhi lumpur dan melintas di atas bongkahan paving yang kusam.

Terpisah, Kepala Dinas Pekerjaan Umum Pemukiman Pertambangan dan Energi (DPUPPE) Demak H Budi Haryanto melalui Kasi Peningkatan Jalan dan Jembatan, Dul Muntolip mengatakan, jalan penguhubung tiga kecamatan itu, bukan jalan kabupaten, sehingga pihaknya kesulitan untuk menganggarkan dana perbaikan. Namun pemerintah sudah menitipkan anggaran ke tiap kecamatan untuk pembangunan fisik, kemungkinan dana tersebut bisa digunakan untuk peningkatan jalan itu. (swi/tab) 
tonitok

tonitok

No comments:

Post a Comment

Silahkan tulis komentar, saran dan kritik anda di kolom komentar yang telah tersedia!
Terima kasih atas kunjungannya, semoga silaturrahim ini membawa berkah dan manfaat untuk kita semua, dan semoga Warga Demak makin maju dan sukses selalu. amin.

Powered by Blogger.