Breaking News
recent

Diduga Dipicu Cemburu Tewas Setelah Apeli Pacar



Ali Maksum bin Salipin (37), warga Desa Karangasem RT 01/RW 05, Kecamatan Sayung, Demak, tewas dibacok orang tak dikenal, kemarin pagi. Rebutan pacar?

Pemakaman umum Dukuh Deles Desa Purwosari yang biasanya sepi itu kemarin, sekitar pukul 10.00, heboh. Puluhan warga tumpah ruah. Sumbernya adalah pria bersimbah darah, yang beberapa menit sebelumnya melambaikan tangan meminta pertolongan. Sambil memegangi pinggangnya yang berdarah, dia terkapar di jalan raya menuju lokasi wisata Pantai Morosari.

Beberapa warga yang melintas segera membantunya, sebagian menghubungi Polisi. “Saya kaget, ada orang tertidur, saya pikir kecelakaan. Ternyata orang habis berkelahi,” ungkap Surmani (25), warga Desa Bedono Kecamatan Sayung. Buruh pabrik ini biasa berangkat kerja pagi melintasi jalan raya Dukuh Deles menaiki motor bersama rekannya sedesa.

Kali pertama korban ditemukan oleh seorang tukang ojek, Rohmat (40), warga Desa Bedono, dalam kondisi luka parah, badan penuh darah. Segera Rohmat meminta rekan seprofesinya untuk menemaninya membocengkan korban menuju Puskesmas terdekat, meninggalkan kerumunan puluhan orang tadi.

Tak berapa lama, petugas Polsek dan Koramil Sayung datang ke Puskesmas Sayung. Sebelum korban dirujuk ke RSI Sultan Agung Semarang, petugas mencoba meminta keterangan dari korban, kendati ia mengerang. Korban sempat berbisik bahwa dirinya dianiaya oleh dua pelaku. Selanjutnya petugas mencari identitas korban yang tersimpan dari dompet.

Terpisah, Kasubag Humas Polres Demak AKP Sutomo membenarkan peristiwa pembacokan itu. Saat dievakuasi, korban mengalami luka tusukan di pinggang kanan, lutut kanan, serta paha kiri dengan senjata tajam jenis celurit.

Diperkirakan korban dianiaya oleh dua orang tidak dikenal, dan kini pelaku masih dalam pencarian Polisi. Sementara motor Yamaha Yupiter nopol H 5241 RR milik korban sudah diamankan di Mapolsek Sayung.

“Sayang sampai rumah sakit korban sudah meninggal, dan pihak keluarga keberatan dia diotopsi. Maka, jenazah langsung dibawa pulang untuk dimakamkan,” katanya didampingi Kapolsek Sayung AKP Bambang Sulistyo.

Kasus ini masih dalam penyelidikan Unit Reskrim Polsek Sayung dan Resmob Polres Demak. Untuk motif masih dalam penyelidikan. Sutomo juga tak berani berspekulasi adanya unsur percintaan di balik peristiwa berdarah ini.

Kepolisian juga meminta keterangan dari pacar korban, Hikmah (17), warga Dukuh Deles. Sekitar pukul 09.00 sebelum kejadian, korban ‘apel’ ke rumahnya. Selang beberapa menit, korban diminta mengantar ibu Hikmah ke Desa Morosari, desa tetangga Deles.

Sepulang dari Morosari, koban sendirian menaiki motor. Saat tiba di depan makam Dukuh Deles itulah ia dianiaya hingga tewas.

Di rumah duka, istri korban Rokimah binti alm Fatoni (35) tampak sedih menunggu kedatangan jenazah suaminya. Karyawati PT Rina Jaya Genuk ini hanya bisa menangis, dan berharap polisi segera menangkap pelaku. (swi/rif) 


tonitok

tonitok

No comments:

Post a Comment

Silahkan tulis komentar, saran dan kritik anda di kolom komentar yang telah tersedia!
Terima kasih atas kunjungannya, semoga silaturrahim ini membawa berkah dan manfaat untuk kita semua, dan semoga Warga Demak makin maju dan sukses selalu. amin.

Powered by Blogger.