Breaking News
recent

Pelaku Jambret Dimassa Nyaris Dibakar Warga

Abdul Rozak bin Rasipan ditangkap polisi karena menjambret (HARSEM/SUKMAWIJAYA)
DEMAK-Penjahat  yang biasa beroperasi di wilayah jalan raya Onggorawe-Mranggen tertangkap tangan oleh warga, setelah menjambret wanita yang sedang naik sepeda bersama dua anak.

Kamis (7/2) sekitar pukul 09.30, jalur Onggorawe-Mranggen wilayah Desa Tambakroto, Kecamatan Sayung menjadi macet, akibat aksi kejar-kejaran antara warga dan pelaku jambret. Warga mengejar pelaku yang kabur naik Mio biru nopol H-4248-BP.

Tidak lama pelaku terjatuh akibat warga lain berusaha menghalangi laju motornya, seketika belasan warga langsung menghajar penjambret, sebagian membakar motor dan menyeret pelaku akan dibakar. Beruntung tidak lama polisi datang, sehingga amuk massa bisa diredam. Anggota Babinsa Tambakroto Koramil Sayung Serma M Yasin yang ikut datang juga mengamankan pelaku untuk menuju Mapolsek.

Belakangan diketahui pelaku Abdul Rozak bin Rasipan (31), warga Kelurahan Karangroto, Genuk Semarang. Di hadapan polisi, kuli pabrik bordir di Tambak Aji Semarang ini, mengaku sudah empat kali menjambret di wilayah itu. Dan kali keempat beroperasi, malah dirinya apes tertangkap oleh warga.

Dengan luka babak belur di wajah dan badan penuh tato, Rozak mengakui kejahatan jambret dengan sasaran seorang wanita yang memakai kalung emas. Sebelum beraksi dia melihat kondisi lingkungan sepi dan korban sedang sendiri, sehingga bisa leluasa merampas harta milik korban.
Pengakuan pelaku, dia sudah empat kali njambret di wilayah Desa Tambakroto sejak dua bulan lalu. Pelaku yang sudah dua tahun nikah ini mengaku terpaksa menjambret karena sulit membayar cicilan motor Mio dan untuk makan keseharian.

Sementara korban jambret, Siti Nurjanah (26) warga Dukuh Pentalan RT 01 RW 03 Desa Tambakroto yang juga berada di Mapolsek Sayung menuturkan, awal kejadian tersebut, dengan luka bekas cakar di leher dia mengutarakan sempat shock bila mengenang peristiwa itu.

“Semula saya keluar dari gang menuju jalan raya bersama anak saya dan temannya satu RT,” ungkap korban didampingi suaminya Hariyanto (30), kemarin. Sepulang menjemput anaknya dari TK Mekar Sari Desa Tambakroto korban keluar dari gang menuju jalan raya dengan naik sepeda angin, tiba-tiba dari arah belakang datang pelaku, dan menjambret kalung emas miliknya.
Karena kaget korban terjatuh bersama anaknya Andika Maulana Ibrahim (4) dan Zidan (4). Dia  berusaha memeluk kedua anak yang diboncengnya, sambil berteriak ‘jambret’. Haryanto menambahkan, dua minggu lalu sempat terjadi penjambretan, namun pelaku berhasil kabur, kali ini warga telah siap. Warga sudah kompak, bila muncul peristiwa serupa, segera saling menghadang jalur kaburnya penjambret.

Terpisah, Kapolsek Sayung AKP Bambang Sulityo membenarkan peristiwa itu, sekarang pelaku sudah diamankan oleh petugas. “Pelaku biasa beroperasi di wilayah itu, dan barang bukti motor Mio yang  terbakar hanya jok tempat duduk serta kalung emas 3 gram, sudah kami amankan,” ungkapnya didampingi Kanit Reskrim Aiptu Agus Kuncoro dan Kasubag Humas AKP Sutomo, kemarin. (swi/tab)
  
tonitok

tonitok

No comments:

Post a Comment

Silahkan tulis komentar, saran dan kritik anda di kolom komentar yang telah tersedia!
Terima kasih atas kunjungannya, semoga silaturrahim ini membawa berkah dan manfaat untuk kita semua, dan semoga Warga Demak makin maju dan sukses selalu. amin.

Powered by Blogger.