Breaking News
recent

Tim Yustisi Operasi Rokok Murah Keabsahan Cukai Diragukan

Beberapa anggota tim yustisi menyurvei keberadaan rokok tanpa cukai (HARSEM/SUKMAWIJAYA)
DEMAK-Musim panen padi, banyak beredar rokok-rokok dengan harga murah. Namun sebagian rokok murah yang dijual di sejumlah pasar tradisional, diragukan keabsahan cukainya. Mengantisipasi semakin meluasnya peredaran rokok tersebut, Rabu (13/2) pagi, Tim Yustisi Demak menggelar operasi di Pasar Wonosalam. Tim menyisir sejumlah warung atau kios pedagang klontong dan sejumlah agen rokok di kawasan pasar.

Tim Yustisi yang terdiri Kodim 0716/Demak, Polres, Kejari, Pengadilan Negeri, Bagian Hukum Setda Demak, Kesbangpolinmas, dan Dinperindagkop, dipimpin oleh Kantor Satpol PP Demak. Mereka meneliti beberapa rokok murah yang dicurigai tak bercukai atau diragukan pita cukainya.

“Bulan Februari ini pertanian banyak yang masuk masa panen, dari kondisi tersebut juga dibarengi peredaran rokok-rokok dengan harga murah, untuk itu operasi yustisi kita gelar di pasar tradisional,” jelas Kepala Kantor Satpol PP Demak Puguh Ariyadi didampingi Plh Kasi Penegakan Perda Lilik Handoyo.

Demak juga termasuk penghasil tembakau, wajar sekali tumbuh pabrik kecil produsen rokok. Operasi yustisi digelar untuk membatasi peredaran rokok tanpa cukai yang sangat merugikan negara. Operasi juga sebagai wujud pembinaan dari Satpol PP terhadap pedagang yang salalu membeli rokok tanpa pajak cukai itu.

Sementara sejumlah petugas dibagi dalam tiga regu, menyebar untuk mensurvei keberadaan rokok tanpa cukai. Tim berhasil menemukan rokok yang dicurigai di sepuluh kios. Sebagian dari pedagang mengaku hanya dititipi untuk menjualkan rokok oleh sales perusahaan bersangkutan. Selanjtnya tim membeli beberapa bungkus rokok yang dicurigai untuk sampel.

Seperti, di toko milik Sukadi (60), warga Desa Mojodemak RT 03 RW 03, Wonosalam, Tim Yustisi menemukan rokok yang  diproduksi Langgeng Indah Kudus Indonesia. Segera tim membeli beberapa bungkus untuk sampel, karena dicurigai cukainya.

“Saya hanya dititipi untuk menjualkan. Memang banyak yang membeli, karena rokoknya murah,” aku Sukadi kepada Tim Yustisi. Dua merk rokok dengan harga murah juga ditemukan di kios milik Siti Masruroh (33), Desa Jogoloyo RT 02 RW 03, Kecamatan Wonosalam. Di antara dagangan rokoknya sempat ditemukan rokok Mill produksi PR Texas (AM) Kudus dan Kuda Liar, produk PR Kuda Liar.

Selain itu juga ditemukan di kios lain rokok merek Rosa produk PR Rosalia Kudus, Constity, Sam Liok Kioe PR 369 Tobacco Bojonegoro, Galon PR Nike Thomas, Smoke Super dari PR PSM Tobacco Kudus, dan Sam Poo Kong Internasional.

Selanjutnya Satpol PP akan mempelajari keabsahan cukai yang tertera di sampul rokok, bila meragukan akan dibuatkan surat klarifikasi ke pabrik rokok yang memproduksinya. (swi/tab) 
tonitok

tonitok

No comments:

Post a Comment

Silahkan tulis komentar, saran dan kritik anda di kolom komentar yang telah tersedia!
Terima kasih atas kunjungannya, semoga silaturrahim ini membawa berkah dan manfaat untuk kita semua, dan semoga Warga Demak makin maju dan sukses selalu. amin.

Powered by Blogger.