Breaking News
recent

Anak Bungsu Korban Malpraktik Ingin Jadi Pilot

Harsem/Sukmawijaya
Ketiga anak korban malpraktik,  Endang Dwi Ningsih (12), Siti Sujianti (14), dan Rizqi Aditya (4), bersama sang kakek.
DEMAK-Anak bungsu korban malpraktik (alm) Siti Sundari (37), warga Kenduren RT 03 RW 02 Kecamatan Wedung menyatakan ingin menjadi pilot. Setelah kepergian korban, ketiganya kini hidup dalam asuhan  kakek dan nenek mereka.

Meninggalnya Siti Sundari tentu sangat memukul ketiga anak tersebut, Siti Sujianti (14), Endang Dwi Ningsih (12), dan Rizqi Aditya (4). Apalagi sudah lama ayahnya tak pernah pulang atau pun menafkahi mereka.

Dalam kesedihannya,  Sujianti dan Endang mengatakan cukup terhibur dengan tingkah lucu Rizqi, adik bungsunya, yang selalu tampak ceria.  Rizqi ini pun terbilang anak yang cerdas. “Aku sekolah di TK Al Manar Muhamadiyah, aku mau jadi pilot,” kata Risqi menjawab pertanyaan  Harian Semarang, belum lama ini. Agaknya  Rizqi masih belum menyadari bila ibunya telah tiada.
   
Sujianti mengaku, ibunya telah menjadi teladannya, karena  gigih menghidupi mereka dari hasil pendapatan sebagai buruh tani, yang sehari-hari hanya memperoleh Rp 15 ribu.
Kini setelah ibunya meninggal, mereka  hidup bersama kakek dan neneknya, yang tinggal di satu desa. “Mereka hidup bersama kami, dan kamilah yang ganti menyekolahkan mereka sejak ibunya meninggal,” ucap sang kakek, Kusairi (63).

Kusairi hanya bisa berharap semoga ada uluran tangan dari pemerintah atau pihak lain, untuk membiayai sekolah ketiga cucunya itu, sehingga mereka bisa meraih cita-cita yang mereka inginkan, termasuk Risqi yang ingin menjadi pilot. (swi/yul)
Toni Tok

Toni Tok

No comments:

Post a Comment

Silahkan tulis komentar, saran dan kritik anda di kolom komentar yang telah tersedia!
Terima kasih atas kunjungannya, semoga silaturrahim ini membawa berkah dan manfaat untuk kita semua, dan semoga Warga Demak makin maju dan sukses selalu. amin.

Powered by Blogger.