Breaking News
recent

Demak Masuk Lima Besar KBKes

Waaster Kasdam IV Diponegoro Letkol Inf Narliansyah berdialog dengan anak dari kelompok bermain. (Harsem/Sukmawijaya)


DEMAK-Dalam penilaian peran KBKes (KB dan Kesehatan) yang digelar Kodam IV Diponegoro, Kabupaten Demak masuk peringkat lima besar se-Jateng, dan berhak atas reward dari Pangdam, Kapolda, dan Gubernur Jateng.

Penilaian KBKes se-Jateng yang dihelat Kodam IV Diponegoro baru-baru ini sudah mengerucut pada lima besar, yaitu Tegal, Klaten, Pekalongan, Magelang, dan Demak. Kelima daerah ini berhak atas reward. 
Bupati Demak HM Dachirin Said mengapresiasi masuknya Demak ke dalam 5 besar ini. Menurutnya, masyarakat sudah sadar akan petingnya KB, pemerintah tinggal mendorong. “Masyarakat sadar dan mau turut menekan peningkatan pertambahan penduduk, dan solusinya KB,” ucapnya di Pendopo saat menerima Tim Penilai KBKes Kodam IV Diponegoro, Jumat (6/9).


Selama ini pemerintah terus berupaya melalui Posyandu, misalnya, untuk mewadahi kegiatan KB dan kesehatan anak serta ibu. Seluruh komponen dimaksimalkan untuk menekan laju pertumbuhan penduduk.  Tokoh agama atau kiai, pemuda, juga berbagai organisasi wanita, diminta ikut menyosialisasikan nilai positif  KB. Dan masuknya Demak ke posisi lima besar ini, menunjukkan keberhasilan KB di Demak.

Laju pertambahan penduduk di Indonesia, terbilang mengkawatirkan.  Dalam 20 tahun ke depan mungkin bisa menyamai jumlah penduduk di Negeri Cina, yang berjumlah sampai 1 miliar jiwa. Bahkan di Cina, masalah penduduk sudah dimasukkan ke undang-undang, dengan aturan jumlah anak harus satu.

Menurut Ketua Tim Penilai, Waaster Kasdam IV Diponegoro Letkol Inf Narliansyah, tak menutup kemungkinan Indonesia akan memberlakukan hal sama. Apalagi pertambahan penduduk Jateng sampai 0,3 persen, lebih banyak dibanding provinsi lain.

Indikator penilaian ini, lanjutnya, terkait pelayanan KB yang disampaikan oleh bupati yang ada di rungkit dengan alat kontrasepsi MOP, MOW, implan, IUD, suntik atau lainnya. Ada kegiatan pendampingan seperti donor darah, bakti sosial, sunatan massa,l yang ujungnya pada kesehatan SDM.

“Di Demak, dari 32 ribu target aseptor tahun 2013, masih kurang sekitar 40% yang harus dicapai sampai akhir September ini,” ucapnya didampingi Komandan Kodim 0716 Demak Letkol CZI Sapto Widi Nugroho dan Pasibakti TNI Korem 073/Makotarama Mayor Inf Sutrisno. (swi/yul)
Toni Tok

Toni Tok

No comments:

Post a Comment

Silahkan tulis komentar, saran dan kritik anda di kolom komentar yang telah tersedia!
Terima kasih atas kunjungannya, semoga silaturrahim ini membawa berkah dan manfaat untuk kita semua, dan semoga Warga Demak makin maju dan sukses selalu. amin.

Powered by Blogger.