Breaking News
recent

Distribusi Elpiji Meningkat 15 Persen

Bidang Perdagangan Dinperindagkop mengecek kondisi berat tabung elpiji. HARSEM/SUKMAWIJAYA
DEMAK-Dalam bulan puasa ini, permintaan distribusi elpiji 3 kg di wilayah Kabupaten Demak meningkat lebih dari 15 persen. Kondisi ini cukup membuat sejumlah Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE) kelabakan.

Hari ini kondisi di SPBE Indogas Biswana Pratama Karangtengah semakin panas. Banyak gas elpiji beterbangan ketika petugas melakukan pengisian gas. Mereka harus cekatan memilah dan mengganti tabung yang jelek, selanjutnya mengisi serta mengecek tingkat kebocoran gas dengan merendamkan ke dalam air.
“Pada bulan Ramadan ini ada peningkatan distribusi tabung elpiji 3 kg dari 7.000 tabung meningkat sampai 8.000 tabung per hari,” kata Kepala Produksi SPBE Indogas Biswana Pratama, Adi Indra Bayu, ketika menerima Tim Perdagangan Dinperindagkop Demak, Senin (22/7).

Permintaan yang melonjak ini juga berakibat pada tingginya tingkat kerusakan tabung elpiji 3 kg. Semula tabung mampu berusia 3 tahun, kini belum dua tahun sudah diganti. Korosi tabung selain faktor penyimpanan dan perlakuan, disebabkan juga oleh area distribusinya di wilayah pantai.   

Untuk mengantisipasi tabung rusak, seminggu sekali SPBE menerima cadangan tabung sampai 2.000 unit dari Pertamina.  
Menurut Kabid Perdagangan Dinperindagkop UMKM Demak Priyo, tera ulang dilakukan untuk mengecek fungsi kerja mesin pengisi gas, dan quality control (ketepatan timbang) di SPBE. “Bila berat tabung kosong mencapai 5,03 kg, maka setelah pengisian gas, berat tabung harus 8,03 kg,” jelasnya, kemarin.

Mengingat bulan Ramadan ini permintaan elpiji meningkat, Priyo menambahkan, tabung elpiji yang digunakan para konsumen harus dalam kondisi baik. “Jangan sampai ada tabung elpiji berkarat (korosi) di lepas oleh SPBE ke agen penyalur,” katanya.
“Kami minta SPBE memperhatikan berat tabung gas elpiji sesuai standar nasional Indonesia (SNI), atau valve  (pentil tabung) dalam kondisi baik,” ujar Kasi Metrologi dan Perlindungan Konsumen Muhamad Ribath. 

Langkah ini dilakukan sebagai bentuk perlindungan terhadap konsumen, karena selama ini pihaknya kerap menerima pengaduan berupa keluhan tabung berkarat dan volume gas berkurang. (swi/yul)
Toni Tok

Toni Tok

No comments:

Post a Comment

Silahkan tulis komentar, saran dan kritik anda di kolom komentar yang telah tersedia!
Terima kasih atas kunjungannya, semoga silaturrahim ini membawa berkah dan manfaat untuk kita semua, dan semoga Warga Demak makin maju dan sukses selalu. amin.

Powered by Blogger.