Breaking News
recent

Normalisasi Saluran H-10 Lebaran Dihentikan

Alat berat begu mengeruk sedimen saluran Playaran di tepi jalan pantura Demak. HASREM/SUKMAWIJAYA
DEMAK-Persiapkan masa tanam satu (MT 1) pemerintah mulai lakukan normalisasi saluran Induk Playaran sampai Buyaran. Saluran ini merupakan daerah irigasi bagi ratusan hektar sawah.

Berdasarkan hasil survei, sedimen sungai di wilayah Demak mengalami peningkatan 20 cm pertahun. Seperti saluran Induk Playaran-Buyaran, sejak tahun 2007 belum mengalami pengerukan sehingga terjadi peningkatan sedimen sampai 1,5 meter.

Saluran air yang bersumber dari Bendung Karet Wonokerto dan suplisi Bendung Guntur Kanal ini merupakan daerah irigasi pelayaran-Buyaran, air dari saluran ini mampu mengaliri areal persawahan seluas 990 hektar. “Sebagian masuk ke Kecamatan Sayung mencapai 300 hektar, sisanya masuk mengaliri wilayah persawahan kacamatan Karangtengah,” kata Kapala Bidang Pengairan DPUPPE Demak Sutiyono, Senin (22/7).
Di Kecamatan Karangtengah sebanyak 7 desa menerima manfaat saluran Playaran, meliputi Desa  Rejosari, Wonoagung, Karangtowo, Wonowoso, Dukun, Wonokerto, dan Karangsari. Manfaat air juga dirasakan Desa Sidorejo Kecamatan Sayung.

Selam ini pihaknya sudah berupaya mencari anggaran untuk menormalisasi saluran Playaran, baru tahun 2013 ini dapat anggaran Rp 1,1 miliar dari dana alokasi khsusus sehingga proyek normalisasi segera digarap mulai bulan Juli ini samai Oktober 2013.

Sepanjang 2,8 kilometer saluran Playaran dinormalisasi, sedimen digali dan tanah kerugan sementara ditampung di sepadan sungai yang dekat dengan jalan raya pantura Demak ini. Selain proyek normalisasi, pekerjaan pembuatan 1 unit pintu penguras.
Pihaknya juga membuatkan pintu Buyaran ke barat sampai pintu Wonokerto. Normalisasi juga dilakukan di saluran afour wilayah Desa Kedungmuter Kecamatan Karangtengah, dan pembuatan pintu-pintu air pemisah air tawar dan air laut wilayah Wonoagung Kecamatan Karangtengah.

Bulan Ramadan ini, pihaknya akan mentaati keputusan bersama,  saat H-10 hari raya seluruh proyek normalisasi akan dihentikan sementara. Saat ini pihaknya hanya terkendala pada keberadaan PKL di sepadan sungai. (swi/hst)
Toni Tok

Toni Tok

No comments:

Post a Comment

Silahkan tulis komentar, saran dan kritik anda di kolom komentar yang telah tersedia!
Terima kasih atas kunjungannya, semoga silaturrahim ini membawa berkah dan manfaat untuk kita semua, dan semoga Warga Demak makin maju dan sukses selalu. amin.

Powered by Blogger.