Breaking News
recent

LDII Gelar Gebyar Prestasi Anak Sholih

Seni beladiri tradisional silat dilombakan.


Demak-Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) mulai meninggalkan stikma di masyarakat. Dan lebih tertarik untuk menyemangati prestasi generasi muda.

Seperti dalam peringatan hari Sumpah Pemuda yang digelar di Kampung Krapyak Kelurahan Bintoro kecamatan Demak, pengurus DPD LDII Demak menggelar ‘Gebyar Prestasi Anak Sholih’. Acara yang dikemas untuk generasi setingkat PAUD sampai SMP ini, digelar delapan jenis lomba, dan memberikan penghargaan kepada anak berprestasi di tingkat kabupaten, propinsi atau nasional.
    
Menurut Ketua DPD LDII Demak, Kurniawan Arifendi, generasi muda membutuhkan wadah silaturohim, untuk mengekspresikan potensinya dalam beragama dan prestasi lain. Berharap dalam gebyar prestasi ini dapat mendorong semangat muda untuk berprestasi.
    
“Sekarang LDII sudah terbuka, kami akan membantu mendorong kualitas generasi muda yang religius dan mandiri,” katanya setelah memberikan laporan acara gebyar prestasi, Minggu (27/10).
    
LDII melihat peringatan hari Sumpah Pemuda menjadi momentum tepat untuk menumbuhkan semangat kebangsaan bagi pemuda dan usia dini. Kurniawan berharap segala kegiatan warga LDII, berinteraktif positif bagi masyarakat dan menjadi simpul pemersatu dalam kebhinekaan.
    
Dalam gebyar prestasi ini, sebanyak 150 peserta dari pelajar PAUD sampai setingkat SMP mengikuti 8 jenis lomba yaitu, lomba Pildacil (pidato dai cilik), cerdas cermat, lomba adzan, hafalan doa dan bacaan Alquran, Tartil, Pencak Silat, dan mewarnai gambar.
    
Selanjutnya diberikan 12 penghargaan kepada anak berprestasi tingkat kabupaten, provinsi dan nasional, seperti juara 2 olimpiade sains nasional dan juara 3 kejuaraan karate nasional, atau lainnya.
Saat memberi sambutan, Camat Demak M Fathkurokhman mewakili Bupati Demak HM Dachirin Said, mengapresiasi kegiatan yang di gelar oleh LDII. “Menjaga keutuhan dan persatuan bangsa tidak hanya tugas pemerintah, sekaligus tanggung jawab bersama,” jelasnya.

Salah satu penerima penghargaan nasional, Arum Narulita Kamil Singgih (14) warga Desa Kalitengah RT 06 RW 04 Kecamatan Mranggen, mengaku tersanjung. Kendati dirinya Juara 2 dalam Olimpiade Sains tingkat Nasional mewakili Jawa Tengah, namun dia merasa masih jauh dari sempurna.

“Saya harus banyak belajar, apalagi ingin meneruskan SMA di Semarang yaitu SMA N 3 Semarang,” akunya. Dia berharap dalam menempuh pendidikan kejenjang berikutnya dapat menerima bea siswa hingga ke perguruan tinggi. (swi/hst) 

Toni Tok

Toni Tok

No comments:

Post a Comment

Silahkan tulis komentar, saran dan kritik anda di kolom komentar yang telah tersedia!
Terima kasih atas kunjungannya, semoga silaturrahim ini membawa berkah dan manfaat untuk kita semua, dan semoga Warga Demak makin maju dan sukses selalu. amin.

Powered by Blogger.