Breaking News
recent

Pemerintah Daerah Ajak Para Pengusaha di Demak Bersama-sama Tanam Mangrove dan Atasi Abrasi

Pemerintah Kabupaten Demak bersama Kodim 0716 Demak menyelenggarakan Rakor Forum Corporate Social Responsibility (CSR) dan Sosialisasi penghijauan pola padat karya di Hotel Amantis Demak, Kamis (21/01/2016)

DEMAK - Pemerintah Kabupaten Demak bersama Kodim 0716 Demak menyelenggarakan Rakor Forum Corporate Social Responsibility (CSR) dan Sosialisasi penghijauan pola padat karya di Hotel Amantis Demak, Kamis (21/01/2016).

Rapat koordinasi yang dihadiri oleh sekitar 80 orang dari unsur pemerintah, TNI, Polri, stakeholder serta tokoh masyarakat ini merupakan langkah awal untuk mensukseskan program penghijauan pola padat karya.

Rapat ini mendiskusikan tentang upaya Pencanangan Penghijauan dengan Pola Padat Karya dan meningkatkan kualitas CSR yang tepat guna, berkesinambungan dan berkelanjutan.

Sekda Kabupaten Demak, Singgih Setyono yang secara simbolis membuka kegiatan ini menyampaikan, bahwa telah banyak program-program CSR yang dilakukan oleh perusahaan di Demak dan telah dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

Hanya saja, menurut Singgih, masih ada beberapa hal penting yang perlu ditingkatkan terutama menyangkut masalah penghijauan. Karena secara geografis, mayoritas wilayah Demak merupakan kawasan pesisir terdampak abrasi. Setidaknya, program CSR lebih diimplementasikan untuk upaya penghijauan.

"Ganasnya air laut yang terus menggerus ini perlu ditindak lanjuti oleh seluruh stake holder dengan upaya penanaman pohon mangrove di wilayah Pantura. Perlahan tapi pasti manfaatnya, " kata Singgih.

Dandim 0716 Demak, Letkol Inf Nanang Wibisono, menuturkan, pada intinya CSR berbeda dengan charity atau sumbangan sosial. CSR, kata Nanang, harus dijalankan di atas suatu program dengan memerhatikan kebutuhan dan program berkelanjutan dalam jangka panjang.

"Sementara sumbangan sosial lebih bersifat sesaat dan berdampak sementara. Semangat CSR diharapkan mampu membantu menciptakan keseimbangan antara perusahaan, masyarakat dan lingkungan. Pada dasarnya tanggung jawab sosial perusahaan ini diharapkan dapat menjadi budaya bagi masyarakat Demak sebagai satu di antara upaya mengatasi masalah sosial dan lingkungan, " kata Nanang.

Menurut Nanang, Kodim 0716 Demak telah merencanakan program penghijauan dengan pola padat karya, dimana kegiatan itu dapat menciptakan realisasi penghijauan yang lebih optimal. Untuk itu, Nanang mengajak seluruh elemen masyarakat terutama para pengusaha saling bergandeng tangan mengatasi permasalahan lingkungan hidup.

"Tidak hanya sekedar menanam pohon, tetapi akan ditindak lanjuti dengan perawatan tanaman secara terus menerus, sehingga bibit pohon yang ditanam akan tumbuh dengan baik dan mengurangi angka kerusakan tanaman. Peran semua pihak, terutama para pengusaha yang ada di wilayah Demak akan semakin mensukseskan program penghijauan pola padat karya, " jelas Nanang. (*)

Caption : Pemerintah Kabupaten Demak bersama Kodim 0716 Demak menyelenggarakan Rakor Forum Corporate Social Responsibility (CSR) dan Sosialisasi penghijauan pola padat karya di Hotel Amantis Demak, Kamis (21/01/2016). (Tribun Jateng)
Toni Tok

Toni Tok

No comments:

Post a Comment

Silahkan tulis komentar, saran dan kritik anda di kolom komentar yang telah tersedia!
Terima kasih atas kunjungannya, semoga silaturrahim ini membawa berkah dan manfaat untuk kita semua, dan semoga Warga Demak makin maju dan sukses selalu. amin.

Powered by Blogger.